Donor Darah: Cuma 350ml, Selamatkan Nyawa Sesama

Wonogiri – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri mengajak masyarakat untuk lebih memahami tentang donor darah. Banyak yang masih ragu untuk mendonor karena khawatir kehilangan darah dalam jumlah besar.


Faktanya, saat donor darah, hanya sekitar 350 ml yang diambil dari tubuh. Jumlah ini setara dengan 7-8% dari total darah dalam tubuh orang dewasa yang memiliki 4.500-5.000 ml darah.
“Tubuh manusia memiliki kemampuan alami untuk memproduksi darah kembali. Cairan darah akan kembali dalam waktu sekitar 24 jam, sementara sel darah merah diproduksi kembali secara bertahap dalam beberapa minggu,” jelas PMI Wonogiri.
Dengan donor darah, selain membantu sesama, pendonor juga mendapat manfaat kesehatan karena tubuh akan melakukan regenerasi darah baru.
Mari kunjungi website www.pmiwonogiri.or.id untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal dan lokasi donor darah.

#AyoDonor #PMIWonogiri #GiveBloodSaveALife

SI MO-BI, Sang Gajah Bijak

SI MO-BI, Sang Gajah Bijak, Akan Warnai Jumbara Kabupaten November 2025

Wonogiri, [5/10/25] – Menyambut penyelenggaraan Jumbara (Jumpa Bhakti Gembira) Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat Kabupaten yang akan digelar pada November 2025 mendatang, PMI Kabupaten resmi meluncurkan maskot resmi acara tersebut. Maskot tersebut diberi nama “SI MO-BI”, seekor gajah yang merepresentasikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepedulian.

Nama SI MO-BI sendiri merupakan akronim dari “Modal Bijak”, yang mencerminkan nilai inti yang diusung oleh setiap relawan PMI: kekuatan yang dilandasi oleh kebijaksanaan dan kecerdikan dalam bertindak.

Seperti diungkapkan dalam filosofi resminya, karakter gajah dipilih karena sarat dengan makna yang selaras dengan semangat kepalangmerahan:

  1. Kuat, Tegas, dan Bijaksana: SI MO-BI melambangkan kekuatan dan ketahanan fisik serta mental relawan dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, didukung oleh kecerdasan dan perencanaan yang matang.

  2. Setia dan Penuh Empati: Layaknya gajah yang hidup dalam kawanan yang kompak dan saling melindungi, SI MO-BI menjadi simbol kesetiakawanan sosial, solidaritas, dan kepedulian yang tidak meninggalkan siapa pun.

  3. Fokus dan Cerdas: Maskot ini juga merepresentasikan profesionalisme relawan PMI dalam memberikan pertolongan pertama, layanan donor darah, dan bantuan kemanusiaan lainnya secara cepat, tepat, dan terfokus.

“Kehadiran SI MO-BI diharapkan dapat menjadi ikon yang menyemangati sekaligus mudah diingat oleh seluruh peserta, terutama kader Palang Merah Remaja (PMR),” ujar  Ketua Panitia Jumbara. “Dia bukan sekadar gambar, tetapi representasi dari nilai-nilai luhur yang kami junjung tinggi: kekuatan untuk membantu, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, dan hati yang penuh empati.”

Jumbara Kabupaten yang rencananya akan berlangsung pada November 2025 nanti diharapkan dapat mempertemukan seluruh kader PMR se-Kabupaten dalam sebuah ajang silaturahmi, pendidikan, dan kompetisi yang sehat. Kehadiran SI MO-BI akan menghiasi seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan, berbagai perlombaan, hingga acara penutupan, menciptakan atmosfer yang ceria sekaligus bermakna.

Dengan semangat SI MO-BI, PMI Kabupaten berharap event Jumbara 2025 nanti tidak hanya menjadi event seremonial, tetapi juga mampu mencetak relawan-relawan muda yang tangguh, cerdas, dan humanis, siap menjadi Modal Bijak bagi masyarakat dan bangsa.



Humas PMI Kabupaten 2025

Kisah Relawan

Perjuangan untuk mendirikan Palang Merah Indonesia sendiri diawali sekitar tahun 1932. Kegiatan tersebut dipelopori oleh Dr. Rencana tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia. Mereka berusaha keras membawa rancangan tersebut ke dalam sidang Konferensi Nerkai pada tahun 1940 walaupun akhirnya ditolak mentah-mentah.

Terpaksa rancangan itu disimpan untuk menunggu kesempatan yang tepat. Seperti tak kenal menyerah, saat pendudukan Jepang, mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang sehingga untuk kedua kalinya rancangan itu harus kembali disimpan.